Rabu, 23 Oktober 2013

JABATAN KEPALA KEUANGAN



MAKALAH ETIKA PROFESI AKUNTANSI

"JABATAN KEPALA KEUANGAN"








Disusun oleh:



Nama  : Lupita Clarissa Ardelia

NPM   : 24210093

Kelas   : 4eb21


Dosen : Evan Indrajaya











FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS GUNADARMA

JAKARTA

2013



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang

Peranan kepala pejabat keuangan dalam suatu perusahaan sangatlah penting karena keberadaannya yang menjadi palang pintu keberhasilan dalam perusahaan. Kepala pejabat  adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi. Berbagai kemampuan memang harus dimiliki oleh sesorang kepala keuangan, yaitu dalam kemampuan multidimensi seperti  keuangan, teknologi, bisnis, manajemen, dan kepemimpinan.
Oleh sebab itu, seorang kepala pejabat keuangan harus mampu mengetahui segala aktivitas manajemen keuangan, khususnya penganalisisan sumber dana dan penggunaannya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang kepala keuangan harus memahami arus peredaran uang baik eksternal maupun internal.

1.2    Rumusan Masalah
1.    Bagiamana posisi jabatan kepala keuangan dalam perusahaan?
2.    Apa tujuan kepala pejabat keuangan?
3.    Apa saja tugas dan tanggung jawab kepala pejabat keuangan?

1.3    Tujuan Makalah
1.   Untuk mengetahui posisi jabatan kepala keuangan dalam perusahaan.
2.   Untuk mengetahui tujuan kepala pejabat keuangan.
3.   Untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab kepala pejabat keuangan.


BAB II
PEMBAHASAN


2.1    Posisi Jabatan Kepala Keuangan

Kepala pejabat keuangan atau terkadang disebut pula CFO (Chief Financial Officer) adalah jabatan di suatu perusahaan terutama bertanggung jawab untuk mengelola resiko keuangan korporasi. Pejabat ini juga bertanggung jawab untuk perencanaan keuangan dan pencatatan, serta pelaporan keuangan untuk manajemen yang lebih tinggi. Dalam beberapa sektor, CFO juga bertanggung jawab untuk analisis data. Jabatan ini setara dengan direktur keuangan. CFO biasanya memberi laporan kepada Chief Executive Officer (CEO) dan ke dewan direksi, dan tambahan mungkin duduk di dewan. Kebanyakan CFO dari perusahaan besar memiliki kualifikasi keuangan seperti MBA atau berasal dari sebuah latar belakang akuntansi. Sebuah departemen keuangan biasanya akan mengandung beberapa akuntan dengan Bersertifikat Akuntan Publik status atau setara.
CFO atau biasa dikenal dengan Chief Financial Official merupakan sebuah posisi penting dalam sebuah perusahaan yang membidangi bagian keuangan. Seorang CFO memiliki peranan penting dalam menentukan kebijakan dan respon perusahaan terhadap perubahan iklim perekonomian. CFO diharapkan dapat mewujudkan kepemimpinan yang berbasis fakta dan keputusan bisnis yang didasari analisa canggih untuk membantu menavigasikan perusahaan melalui situasi perekonomian yang baru. CFO berperan dalam menjadi penasehat dan pengambil keputusan dalam pengelolaan resiko.
Dengan kemampuan analitik yang tepat (proses, teknologi, dan talenta), hasil studi ini mengindikasikan bahwa bagian keuangan dapat mengubah kekayaan informasi operasional dan keuangan ini menjadi wawasan bisnis. Keputusan tidak diambil berdasarkan intuisi, melainkan atas dasar fakta, disinilah letak peranan penting seorang CFO.
Secara teknis seorang CFO memiliki status yang sejajar dengan vice president lainnya (marketing, produksi/manufacturing, engineering dan HRD. Itu jika dilihat dalam struktur organisasi perusahaan tradisional (jaman dahulu). Dalam kenyataannya, CFO adalah orang terpenting (dan paling berkuasa) kedua dalam suatu perusahaan, setelah CEO. Jika ada yang penasaran, dan berpikir: mengapa demikian? Karena semua siklus opersional perusahaan tidak akan berjalanan tanpa uang (dana) dan kefektifan pengunaan dana adalah wewenang dan tanggung jawab CFO mulai dari perenecanaan, alokasi, penggunaan, hingga pengukuran hasil akhir operasional persahaan menjadi tanggungjawab sekaligus wewenang CFO. Sehingga oleh dewan direksi dan pemegang saham, CFO dipandang sebagai orang yang paling banyak mengetahui seluk beluk operasional perusahaan dari hulu hingga hilir, dari awal hingga akhir siklus. Itu pula sebabnya mengapa kebanyakan posisi CEO di perusahaan-perusahaan besar lebih banyak digantikan oleh CFO dibandingkan direktur dari bagian lain.
Tidak ada aturan resmi yang mengatakan bahwa posisi CFO harus diisi oleh orang keuangan yang memegang gelar MBA. Tapi pada kenyataannya, kebanyakan CFO perusahaan besar saat ini disamping sangat mahir dalam urusan akuntansi dan keuangan, juga sangat memahami pengelolaan business yang mana bisa dicapai dengan mengambil study MBA, tentunya dari universitas-universitas ternama.

2.2    Tujuan Jabatan
Tujuan dari jabatan kepala keuangan yaitu bertanggung jawab untuk mengarahkan penanggulanan berbagai jenis risiko financial (financial risk management) yang dihadapi perusahaan, melakukan koordinasi aktifitas di Direktorat Keuangan, mengkoordinasi aktifitas sinergi untuk mencapai hasil bisnis yang optimal dari pelaksanaan seluruh usaha perusahaan.

2.3    Peranan
Ada dua peran utama dari seorang Kepala Keuangan (CFO). Pertama, untuk menjalankan sebuah organisasi keuangan yang ketat dan disiplin, seperti pendanaan, manajemen treasury, akuntansi, manajemen perpajakan, dan lainnya dilaksanakan secara efektif dan cepat. Meskipun hal ini tidak selalu menciptakan nilai, tapi ini sangat relevan untuk dapat memberikan informasi yang konsisten dan transparan kepada para pemegang saham. Dan yang lebih penting, mencegah terjadinya hal-hal yang mengejutkan.
Peran kedua, jauh lebih relevan terkait dengan penciptaan nilai. Untuk itu, CFO harus banyak terlibat dalam mendefinisikan strategi. Guna menciptakan shareholder velue, perusahaan memerlukan strategi yang dirancang untuk penciptaan nilai.  Ada banyak contoh di mana strategi yang terlihat menarik sebenarnya tidak menciptakan nilai bagi pemegang saham, oleh karena itu penciptaan nilai harus menjadi unsur utama dari strategi itu sendiri. Selain itu, ada peran CFO dalam hal pengelolaan kinerja. CFO dapat melihat organisasi sebagai mesin dengan banyak bagian yang bergerak. Selama bagian-bagian itu tidak bergerak dengan cara yang sinkron maka sangat tidak mungkin nilai apapun akan dapat diproduksi. Itulah sebabnya, CFO harus memastikan bahwa saat mengimplementasikan strategi, kinerja juga dikelola.
Oleh karena itu, CFO harus melihat strategi dan kinerja melalui tiga prinsip penciptaan nilai: topline pertumbuhan, efisiensi operasional dan produktifitas aset. Setiap inisiatif strategis dan operasional perlu diuji terhadap prinsip-prinsip tersebut. Dengan prinsip-prinsip itu, CFO dapat membantu organisasi untuk mengubah input dan effort  menjadi hasil yang akan meningkatkan nilai. Setiap inisiatif yang tidak bisa secara jelas dihubungkan dengan satu atau lebih dari tiga prinsip tadi, dalam pandangan saya bakal menjadi inisiatif yang sangat dipertanyakan, jelasnya. Tentu saja  peran kedua itu bukanlah sesuatu yang dilakukan sendiri oleh CFO.  Oleh karena itu CFO harus memastikan bahwa prinsip-prinsip ini dipahami dengan baik di seluruh organisasi.
Sedangkan dalam pemerintahan, Menteri Keuangan sebagai pembantu Presiden dalam bidang keuangan pada hakekatnya adalah Chief Financial Officer (CFO) Pemerintah Republik Indonesia. Menteri Keuangan mempunyai tugas dalam rangka pelaksanaan kekuasaan atas pengelolaan fiskal,  sebagai berikut :
a)    menyusun kebijakan fiskal dan kerangka ekonomi makro;
b)    menyusun rancangan APBN dan rancangan Perubahan APBN;
c)    mengesahkan dokumen pelaksanaan anggaran;
d)    melakukan perjanjian internasional di bidang keuangan;
e)    melaksanakan pemungutan pendapatan negara yang telah ditetapkan dengan undang-undang;
f)    melaksanakan fungsi bendahara umum negara;
g)    menyusun laporan keuangan yang merupakan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN;
h)    melaksanakan tugas-tugas lain di bidang pengelolaan fiskal berdsarkan ketentuan undang-undang.
Hasil dari berbagai survei dapat memberikan indikasi urutan pengaruh positif dalam pemilihan sumber pendanaan eksternal dari pendapat para CFO yaitu:
a)  daya salur kredit bank yang mengindikasikan tersedianya cukup dana kredit di perbankan,

b)  kondisi bullish pasar modal memiliki daya tarik bagi perusahan untuk mengeluarkan saham baru sebagai sumber pendanaan investasi ataupun sumber pendanaan modal kerja,
c) tingkat bond yield di pasar obligasi dan jangka waktu jatuh tempo obligasi memiliki daya tarik bagi perusahaan untuk mengeluarkan obligasi sebagai sumber pendanaan eksternalnya,
d)  tingkat bunga investasi berpengaruh pula terhadap keputusan pendanaan eksternal. Hal ini menunjukkan bahwa tersedianya dana yang dibutuhkan lebih penting sebagai dasar pemilihan sumber pendanaan eksternal dibandingkan sekadar melandaskan pada tingkat bunga pinjaman.
Setelah keputusan pendanaan ditetapkan untuk mendukung keputusan investasi, selanjutnya CFO membuat keputusan operasional dengan memperhatikan kekuatan-kekuatan dalam industri yang dapat memengaruhi naik-turunnya profitabilitas industri, yaitu: intensitas persaingan, pelaku baru dalam industri, daya tawar pemasok, ketersediaan tenaga kerja handal, dan daya alih pelanggan.

2.4     Tugas dan Tanggung Jawab
Tugas dan tanggung jawab utama dari Chief Financial Officer (CFO) adalah:
a)     Menyusun strategi jangka menengah dan panjang perusahaan terutama di bagian finansial
b)     Memimpin dan mengawasi pencapaian strategi jangka panjang dan menengah yang telah disusun
c)     Memimpin rapat pimpinan maupun staff secara berkala maupun dalam jangka waktu tertentu
d)     Memberikan persetujuan atas segala surat dan dokumen yang berhubungan dengan operasional
e)    Memberikan teguran / sanksi untuk karyawan bidang financial yang melanggar prosedur, ketentuan, dan peraturan yang berlaku
f)      Memberikan promosi kenaikan pangkat untuk karyawan bidang finansial yang berprestasi
g)   Mengkoordinir perumusan Strategi Jangka Panjang sebagai dasar perumusan Rencana Kerja dan Anggaran perusahaan (RKAP) dengan bekerja sama dengan Direksi lainnya
h)   Memberlakukan langkah-langkah yang dapat mengurangi dan menanggulangi berbagai jenis risiko finansial yang dapat dihadapi oleh perusahaan dengan berkoordinasi dengan Direksi lainnya.
i)   Memastikan agar seluruh unit usaha dan wilayah kerja perusahaan mematuhi policy dan standard operating procedure (SOP) keuangan yang berlaku untuk masing-masing fungsi sesuai dengan rencana yang telah disetujui (business units oversight).
j)     Membangun sinergi dan berusaha mencapai hasil bisnis yang optimal dari pelaksanaan seluruh usaha perusahaan.
k)  Memastikan ketersediaan dana operasional yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk kegiatan operasional sehari-hari, dengan melakukan koordinasi erat dengan para pimpinan unit usaha.
l)    Memastikan konsolidasi keuangan yang akurat dan tepat waktu untuk keperluan pelaporan kepada Direksi dan Komisaris Perusahaan

2.5    Spesifikasi Jabatan

Latar belakang pendidikan dan pengalaman
:
1.
Pendidikan teknis dalam bidang keuangan dan/atau ekonomi


2.
Pengalaman sekitar 8-10 tahun variable dalam mengelola unit kerja keuangan di industri fast moving atau manufacturing




Kompetensi
:
1.
Kepemimpinan


2.
Integritas (dapat menjadi role model).


3.
Analytical thinking


4.
Business savvyness.


5.
Result oriented



2.6    Team Apa Saja Yang ada Di Bagian Keuangan Setelah CFO?
Para pemain di bagian keuangan, di bawah CFO terdiri dari 2 team besar, yaitu:
a)    Team Pengukur/Pemeriksa (The Measurer);
b)    Team Pelaksana (The Executor).
Sedangkan fungsi perencanaan di lakukan secara bersama-sama oleh kedua team ini. Team pengukur (The Measurer) lebih banyak melakukan fungsi pengukuran, pemeriksaan dan perencanaan keuangan. Sedangkan team Pelaksana (The Executor) lebih banyak berfokus di Pelaksanaan dan Perencanaan.
Misalnya, seorang Tax Accountant, disamping melakukan assessment (pemeriksaan) terhadap kewajiban pajak perusahaan, dia juga berperanan dalam membuat perencanaan untuk meminimalkan biaya pajak atas operasional perusahaan secara keseluruhan.
Team pengukur dipimpin oleh seorang Controller, sedangkan di team pelaksana dipimpin oleh seorang Treasurer. Diantara mereka berdua, dalam banyak kasus, jika seorang CFO tidak ada (naik jabatan ke CEO atau pindah perusahaan lain), posisi CFO lebih banyak digantikan oleh seorang Controller dibandingkan Treasurer. Hal itu disebabkan oleh karena Controller dipandang memiliki bidang tugas yang lebih luas, dimana nyaris semua bagian perusahaan tidak luput dari pengawasan (measurement and assessment)-nya. Sehingga controller dianggap memiliki perspektif yang lebih luas dibandingkan Treasurer.

2.7    Kode Etik

Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia dimaksudkan sebagai panduan dan aturan bagi seluruh anggota, baik yang berpraktik sebagai akuntan publik, bekerja di lingkungan dunia usaha, pada instansi pemerintah, maupun di lingkungan dunia pendidikan dalam pemenuhan tanggung-jawab profesionalnya.
Tujuan profesi akuntansi adalah memenuhi tanggung-jawabnya dengan standar profesionalisme tertinggi, mencapai tingkat kinerja tertinggi, dengan orientasi kepada kepentingan publik. Untuk mencapai tujuan tersebut terdapat empat kebutuhan dasar yang harus dipenuhi:
a)     Kredibilitas, masyarakat membutuhkan kredibilitas informasi dan sistem informasi.
b)   Profesionalisme, diperlukan individu yang dengan jelas dapat diidentifikasikan oleh pemakai jasa Akuntan sebagai profesional di bidang akuntansi.
c)    Kualitas Jasa, terdapatnya keyakinan bahwa semua jasa yang diperoleh dari akuntan diberikan dengan standar kinerja tertinggi.
d)  Kepercayaan, Pemakai jasa akuntan harus dapat merasa yakin bahwa terdapat kerangka etika profesional yang melandasi pemberian jasa oleh akuntan.
Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia terdiri dari tiga bagian:
a)    Prinsip Etika,
b)    Aturan Etika, dan
c)    Interpretasi Aturan Etika.
Prinsip Etika memberikan kerangka dasar bagi aturan etika, yang mengatur pelaksanaan pemberian jasa profesional oleh anggota. Prinsip etika disahkan oleh Kongres dan berlaku bagi seluruh anggota, sedangkan aturan etika disahkan oleh Rapat Anggota Himpunan dan hanya mengikat anggota Himpunan yang bersangkutan. Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan aturan etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya. Pernyataan Etika Profesi yang berlaku saat ini dapat dipakai sebagai interpretasi dan atau aturan etika sampai dikeluarkannya aturan dan interpretasi baru untuk menggantikannya.


BAB III
PENUTUP


3.1    Kesimpulan
Kepala pejabat keuangan (CFO) merupakan sebuah posisi penting dalam sebuah perusahaan yang membidangi bagian keuangan. Pejabat ini bertanggung jawab untuk mengarahkan penanggulanan berbagai jenis risiko financial (financial risk management) yang dihadapi perusahaan, melakukan koordinasi aktifitas di Direktorat Keuangan, mengkoordinasi aktifitas sinergi untuk mencapai hasil bisnis yang optimal dari pelaksanaan seluruh usaha perusahaan dengan cara melaksanakan seluruh tugas dan tanggung jawabnya seefektif mungkin sesuai dengan kode etik.




                  

REFERENSI




Jumat, 28 Juni 2013

Food Review



Product           : Attack Package

Restaurant      : Kentucky Fried Chicken (KFC)

Reviewed by   : Lupita C

Review            : + (positive)

-          Cheap

-          Delicious

-          Satisfied

-          So crispy

Letter of Offer

                                                                                                                                ardelialupita@yahoo.com

                                                                                                    Jakarta June 27, 2013

To: Manager of KFC

info@kfcindonesia.com



Dear Sir/Madam,

My name is Lupita. I am a student of Gunadarma University. The purpose of my letter is to explaining the overage about Attack Package of KFC.

One of restaurant sells cheap food during the day is KFC. Many people said that delicious food is unhealthy food. Who does not know if eating too much junk food makes the body breaks but it taste is so good, especially the delicious fried chicken of KFC could make everyone addicted. Attack packages are only available from 3-5 pm is very cheap. With price of only Rp 14,000 (include tax) we've got 1 pc soft rice with a portion of which is quite a lot, and can also 2 pc chicken (wings) that taste spicy crispy outside and the meat is tender and tasty. We also get a glass (small size) of soft drink. It's frugal but still satisfied. Thankyou.

 

Rabu, 05 Juni 2013

Explaining Chart


Name : Lupita Clarissa A
NPM   : 24210093 
Class : 3eb21


Air composition pie chart
Explanation: 


  • There are 78% of Nitrogen. Most of what we breath is nitrogen gas (N2), a colorless, odorless, tasteless and fairly unreactive gas.
  • There are 21% of Oxygen (O2), makes up only about 1/5 of our atmosphere. It is colorless, odorless, and tasteless.
  • There are 1% other gases includes carbon dioxide (0.03%) and small proportions of othes gases including argon and water vapour make our atmosphere more complex and more interesting.

Senin, 29 April 2013

Tugas Bahasa Inggris 2

PT. Good Fish Logistics
Alamat : jl. Hemat 1 no 12 rt. 05/03. Kec. Jelambar ,Kec Grogol Petamburan, Jakarta Barat

Deskripsi Perusahaan : perusahaan di bidang perikanan khususnya export seafood

Lowongan Kerja

Accounting

Lokasi : Jakarta Barat, DKI Jakarta

PT. Good Fish Logistics , Perusahaan yang bergerak di bidang Export Sea food membutuhkan karyawati untuk bagian Accounting segera.
syarat :
1. pendidikan S1
2. wanita single max 25tahun.
3. di utamakan bisa berbahasa inggris
4. mampu korespondensi by email
5. kerja full time .

Sumber: jobindo.com
RESUME :
LUPITA CLARISSA ARDELIA
Pondok Cipta Blok D-32A
Bintara, Bekasi
085693047305
Email : ardelialupita@yahoo.co.id

Education Background
Formal
1996 ¬– 2002 : Elementary School at SDN Bintara 6, Bekasi
2002 – 2005 : Junior high school at SMPN 1 Tarogong, Garut
2005 – 2008 : Senior high school at SMA YADIKA 8, Bekasi
2008 – 2012 : Lecture Accounting at Gunadarma University, Graduated with a
                     cumulative grade point average of : 3,47

Non Formal
2008 – 2009 : English language courses at LIA

Interest
Program to control the accounting for financial statements
and make it easier for corporate decision making .


Skill
-    My specialization in Accounting is can operate well as a computer with windows office, adobe reader, photoshop ,and etc
-    can run accounting applications such as DEA, Zahir, MYOB, ACL
-    Speaking and writing in English language
-    Business/enterpreneuship knowledge work well in team

Reference
PT. Good Fish Logistics
jl. Hemat 1 no 12 rt. 05/03. Kec. Jelambar ,Kec Grogol Petamburan, Jakarta Barat

APPLICATION LETTER :
Bekasi, April 29th , 2013
   
Attention To:

HRD Manager
PT. Good Fish Logistics       
Hemat Street 1 no 12 rt. 05/03, Jelambar, Grogol Petamburan
West Jakarta

Dear Sir/Madam,

I have read from your advertisement at jobindo.com that your company is looking for employees to hold some position. Based on the advertisement, I am interested in applying application for Accounting position.

My name is Lupita Clarissa Ardelia, I am twenty two years old. I am a single woman. I have graduated from Accounting Gunadarma University on 2012. I consider myself that I have qualifications as you want. I have good motivation for progress and growing, eager to learn, and can work with a team (team work) or by myself. Beside that I posses adequate computer skill and have good command in English (oral and written) and capable of correspondence by email.

With my qualifications, I confident that I will be able to contribute effectively to your company. Herewith I enclose my :

1.    Copy of Bachelor Degree (S-1) Certificate and Academic Transcript.
2.    Curriculum Vitae.                                  
3.    Recent photograph with size of 4x6

I would express my gratitude for your attention and I hope I could follow your recruitment test luckily.

Sincerely yours,

                          

Lupita Clarissa A.

       

Jumat, 07 Desember 2012

PENULISAN ILMIAH

1.     Arti Kata
Tulisan
Tulisan, menurut Dr. Slamet Suseno, adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan sebuah karya tulis yang disusun berdasarkan tulisan, karangan, dan pernyataan gagasan orang lain. seseorang yang menyusun kembali hal-hal yang sudah dikemukakan orang lain disebut penulis, bukan pengarang. Sebab ia memang hanya mengkompilasikan (meringkas dan menggabungkan menjadi satu) pelbagai bahan informasi sedemikian rupa sehingga tercipta sebuah tulisan baru yang lebih utuh
Ilmiah
Ilmiah berarti bersifat ilmu atau memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan. Karya ilmiah adalah suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu masalah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan. Artinya, karya ilmiah menggunakan metode ilmiah dalam membahas permasalahan, menyajikan kajiannya dengan bahasa baku dan tata tulis ilmiah, serta menggunakan prinsip-prinsip keilmuan yang lain seperti objektif, logis, empiris (berdasarkan fakta), sistematis, lugas, jelas, dan konsisten
2.    Pengertian Penulisan Ilmiah
Penulisan ilmiah adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, artikel jurnal, yang padadasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan(referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
3.    Jenis-jenis Penulisan Ilmiah
a.    Umum karya ilmiah di perguruan tinggi, menurut Arifin (2003), dibedakan menjadi:
Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. makalah menyajikan masalah dengan melalui proses berpikir deduktif atau induktif.
b.    Kertas kerja seperti halnya makalah, adalah juga karya tulis ilmiah yang menyajikan sesuatu berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Analisis dalam kertas kerja lebih mendalam daripada analisis dalam makalah.
c.    Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik bedasarkan penelitian langsung (obsevasi lapangan, atau percobaan di laboratorium), juga diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam segi tata kerja, dalil-dalil, atau hukum tertentu tentang salah satu aspek atau lebih di bidang spesialisasinya.
d.    Tesis adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri.
e.    Disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang terinci). Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal. Jika temuan orisinal ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulisnya berhak menyandang gelar doktor (S3).
Sumber:
http://judulskripsi.web.id/judul-skripsi/apasih-karya-tulis-ilmiah-populer-itu
http://www.scribd.com/doc/24261781/METODE-PENULISAN-ILMIAH
http://www.fali.unsri.ac.id/index.php/menu/42